Antara Dendam dan Penyesalan ( Jus Alpukat ) Bab 786

Antara Dendam dan Penyesalan ( Jus Alpukat ) Bab 786

Bab 786 

Gio segera menjawab. Tanggal 22, ada apa Nona?” 

Selena hampir lupa. Beberapa hari lagi adalah hari peringatan kepergian Arya

Iklim yang terbalik di belahan bumi selatan membuatnya bingung dengan waktu

Bantu aku menyiapkan beberapa persembahan.” 

Baik, Nona Selena.” 

Selena tidak bisa kembali ke Negara Arama. Ini adalah tahun pertama setelah kematian Arya, jadi 

Selena juga ingin memperingatinya sekali

Glo tidak hanya patuh, tetapi juga sangat cepat dalam bertindak. Selain persembahan, dia bahkan 

membeli topi rajut kucing

Selena menyadari setiap kali Gio pergi, Gio selalu membawakan hadiah kecil untuk dirinya. Terkadang 

berupa segelas air lemon, satu permen apel, dan kali ini ternyata topi

Selena tidak menjawab dan Gio menjelaskan sendiri, Nona Selena, jangan salah paham. Komisi yang 

diberikan oleh Tuan Lewis sangat banyak. Saya merasa Nona terlihat lesu, jadi saya ingin membelikan 

Nona beberapa barang baru yang menarik. Meski tidak terlalu berharga, saya harap Nona tidak 

keberatan.” 

Saat melihat kebingungan di wajah Gio, Selena mulai memahami kepribadian pria ini. Gio benarbenar seorang pria yang terlihat dingin di luar, tetapi lembut dan peka di dalam

Selena mengambil topi itu dan tersenyum tipis. Aku sangat menyukainya, terima kasih atas 

perhatianmu.” 

Syukurlah kalau Nona Selena suka. Saya hanya merasa Nona berbeda dengan mantan majikan saya

Kalau saya memperlakukan Nona lebih baik, Nona tidak akan memecat saya, kan?” 

Selena tertawa kecil, Dulu aku pikir kamu itu orang yang membosankan, sekarang terlihat jelas kalau kamu itu orang yang bodoh.” 

Mana ada orang yang merayu tanpa tujuan

Gio tersenyum polos. Hubungan manusia itu saling mempengaruhi. Kalau saya baik pada Nona, Nona Selena juga akan mengingat kebaikan saya saat memecat saya, kan?” 

+15 BONUS 

Ya, itu disebut mengambil keuntungan dari kelemahan orang lain. Jangan khawatir, aku nggak berniat 

untuk memecatmu.” 

Gio tersenyum lalu segera pergi mengemudi

Selena ingin membakar kertas, tetapi dia tidak mungkin melakukan kepercayaan tradisional seperti ini di 

dalam kota

Oleh karena itu, dia meminta Gio mencari pantai yang sepi

Matahari belum terbenam. Selena duduk di kursi roda sambil memandangi laut dengan tenang

Gio berdiri di sampingnya. Entah itu khayalannya atau bukan, Selena merasa Gio terlihat tegang hari ini, seolah selalu waspada karena takut dia jatuh

Selena menundukkan pandangannya sejenak. Uraturat biru terlihat di punggung tangannya yang 

berada di atas kursi roda

Aku cuma berjalanjalan, tapi kenapa kamu gugup?” 

Gio tersenyum canggung. Saya merasa ekspresi Nona agak aneh. Saya takut Nona berpikir yang 

tidaktidak.” 

Kamu jujur juga, ya. Tenang saja, aku sudah menyelamatkan nyawa ini dengan susah payah, jadi aku 

nggak akan mati.” 

Dia masih punya terlalu banyak hal yang belum diselesaikan, mana mungkin dia rela meninggalkan 

dunia ini

Aku hanya ingin melihat laut saja.” 

Kalau anak yang terkubur di dasar laut itu masih hidup, anak itu juga bisa mengejar dan memanggilnya 

Ibu

Langit mulai gelap dan angin laut menjadi makin kencang. Gio mendesaknya, Nona Selena, gimana kalau kita mulai sekarang?” 

Oke.” 

Selena tidak bisa jongkok, jadi dia hanya bisa duduk di kursi roda sambil melihat Gio menyalakan api 

untuknya

Cahaya api menerangi malam, angin berembus, dan selembar kertas yang sedang terbakar terbang ke 

langit

+15 BONUS 

Selena memandangi kertas itu yang perlahan menjauh

Ayah, apa Ayah baikbaik saja di bawah sana? Jangan khawatir, putrimu baikbaik saja.” 

Emosinya jauh lebih stabil daripada sebelumnya. Api terus menyala untuk waktu yang sangat lama. sementara Selena juga terjebak dalam keheningan yang panjang

Hingga terdengar suara desakan Gio di telinganya, Sudah malam, Nona Selena. Ayo kita kembali dulu

angin di pantai malam ini sangat kencang.” 

Ya, ayo pulang.” 

Setelah mengatakan itu, Gio mendorongnya beberapa langkah, tetapi tibatiba dia berkata dengan penuh

semangat, Nona Selena, lihatlah ke sana.” 

Kembang api yang mencolok meledak di langit dan mekar menjadi bunga yang indah

Antara Dendam dan Penyesalan ( Jus Alpukat )

Antara Dendam dan Penyesalan ( Jus Alpukat )

Score 9.9
Status: Ongoing Type: Author: Artist: Released: 1/30/2024 Native Language: indonesia
Antara Dendam dan Penyesalan ( Jus Alpukat ) Meskipun Selena dan Harvey telah menikah selama tiga tahun, tetapi Harvey belum mampu melupakan wanita pujaan yang telah ada di hatinya selama sepuluh tahun ini. Hari ketika Selena divonis mengidap kanker, Harvey sedang menemani si wanita pujaan untuk memeriksakan anaknya. Selena tidak ingin membuat keributan atas hal tersebut. Dengan membawa selembar surat cerai, dia pun pergi tanpa banyak bicara lagi.

Antara Dendam dan Penyesalan ( Jus Alpukat )

Namun, dirinya justru mendapatkan balasan yang kejam. Ternyata Harvey menikahi Selena hanyalah demi membalaskan dendam. Kini Selena pun harus merana menahan sakit di tubuhnya. Harvey pun berkata kepadanya dengan dingin, "Ini adalah utang keluargamu terhadap diriku." Kemudian, setelah menghadapi rumah tangganya yang hancur, ditambah lagi ayahnya yang koma karena kecelakaan, Selena pun tak berdaya. Akhirnya dia terjun dari atas gedung. "Utang nyawa keluargaku kepadamu, kini telah kubayar lunas." Setelah kejadian itu, Harvey yang begitu terhormat itu, pada akhirnya berlutut dengan mata memerah, lalu bertindak seperti orang gila, terus-menerus memohon agar Selena bisa kembali ...

Antara Dendam dan Penyesalan ( Jus Alpukat )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Options

not work with dark mode
Reset